Malu Diperiksa Polisi, PNS Gantung Diri

Jum’at, 16 Januari 2015 – 14:19 wib
Malu Diperiksa Polisi, PNS Gantung Diri

Malu Diperiksa Polisi, PNS Gantung Diri (Foto: Okezone)

BLITAR – Henky Baktiar (54), pegawai negeri sipil yang tinggal di Perumahan Pakunden Blok B Nomor 2 Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar, ditemukan tewas gantung diri di rumahnya. Diduga, Henky yang juga mantan ajudan mantan Bupati Blitar Bambang Sukoco tak kuat menanggung malu karena terlibat kasus hukum.

Informasi yang diperoleh, Jumat (16/1/2015), seutas kabel listrik dengan panjang 3 meter menjerat batang leher korban. Diduga korban nekat bunuh diri karena malu menghadapi pemeriksaan kasus penipuan dan penggelapan yang menimpanya.

“Memang hari ini yang bersangkutan dipanggil untuk menjalani pemeriksaan kasus penipuan dan penggelapan. Namun, justru berubah menjadi kasus dugaan bunuh diri,” ujar Kapolsek Sukorejo Kompol Kholil, Jumat (16/1/2015).

Saat ditemukan, jenazah pejabat Kasi Pembangunan Kelurahan Togogan Kecamatan Srengat itu mengenakan kaus putih dipadu celana panjang warna biru. Lidah dan sepasang matanya memperlihatkan ciri korban gantung diri.

Selain itu, semangkuk racun pembasmi serangga didapati berada tidak jauh dari jenazahnya yang telah kaku. Ada spekulasi, korban akan meminum racun serangga bila jeratan kabel listrik tidak membunuhnya.

Sementara itu, dekat racun terdapat enam lembar surat wasiat. Surat yang ditulis tangan dengan menggunakan tinta spidol warna biru dan merah. Intinya ungkapan pernyataan maaf korban kepada istri dan kedua anaknya.

“Yang pertama kali mengetahui ini adalah Yayuk (46), istrinya, yang juga bekerja sebagai PNS di kantor lingkungan hidup. Yang bersangkutan langsung melapor ke kepolisian,” terang Kholil.

Ungkapan maaf tersebut diduga terkait kasus penipuan dan penggelapan. Korban diduga membawa uang bukan miliknya sebesar Rp200 juta. Korban yang di era Bupati Blitar Bambang Sukoco pernah menjabat sebagai ajudan itu diduga terlibat dalam praktik calo PNS.

Kasubag Humas Polres Kota Blitar AKP Suwoko menambahkan bahwa saat ini jenazah korban masih proses autopsi di RSI Syuhada Haji Kota Blitar. Meskipun dugaan awal bunuh dari, secara medis tetap harus dipastikan penyebab kematian.

“Termasuk juga motifnya kalau itu memang bunuh diri. Autopsi ini juga atas permintaan keluarga, “tambahnya.

(crl)

sumber okezone
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s