Tugas NIDN Gaji Pokok

TUGAS 3

 

Private Sub Combo1_Click()

Dim gajipokok, pajak, tunjangan, total As Variant
Select Case Combo1.Text
Case “I”
gajipokok = 3000000
tunjangan = 250000

Case “II”
gajipokok = 25000000
tunjangan = 300000

Case “III”
gajipokok = 4000000
tunjangan = 430000

Case “IV”
gajipokok = 4000000
tunjangan = 400000

Case Else
gajipokok = 0
tunjangan = 0
End Select
total = gajipokok + tunjangan
pajak = total * 0.1
Text3 = gajipokok
Text4 = tunjangan
Text5 = pajak
Text6 = total – pajak

End Sub

Private Sub Command1_Click()
Text1 = “”
Text2 = “”
Combo1 = “”
Text3 = “”
Text4 = “”
Text5 = “”
Text6 = “”

End Sub

Private Sub Command2_Click()
Text1 = “”
Text2 = “”
Combo1 = “”
Text3 = “”
Text4 = “”
Text5 = “”
Text6 = “”

End Sub

Private Sub Command3_Click()
End

End Sub

Private Sub Form_Load()
Combo1.AddItem “I”
Combo1.AddItem “II”
Combo1.AddItem “III”
Combo1.AddItem “IV”

End Sub

Iklan

Tugas Nama

TUGAS 4...
Private Sub ChkBold_Click()
Label2.FontBold = ChkBold.Value

End Sub

Private Sub ChkItalic_Click()
Label2.FontItalic = ChkItalic.Value

End Sub

Private Sub ChkUnderline_Click()
Label2.FontUnderline = ChkUnderline.Value

End Sub

Private Sub ChkStrikeout_Click()
Label2.FontStrikethru = ChkStrikeout.Value

End Sub

Private Sub Command1_Click()
Label2.Caption = Text1.Text

End Sub

Private Sub Command2_Click()
End

End Sub

Private Sub Optbiru_Click()
Label2.ForeColor = vbBlue

End Sub

Private Sub Optmerah_Click()
Label2.ForeColor = vbRed

End Sub

Private Sub Opthijau_Click()
Label2.ForeColor = vbGreen

End Sub

Private Sub Optkuning_Click()
Label2.ForeColor = vbYellow

End Sub

 

Tugas huruf mutu proses dan enter

a. Huruf mutu Proses

TUGAS 2

b. Huruf Mutu Enter

TUGAS 2.2

Private Sub CboNPM_Click()
Dim NAMA, JURUSAN, hm As String

Select Case CboNPM.Text
Case “14100211”
NAMA = “ADELIA YUTIKA”
JURUSAN = “SISTEM INFORMASI”

Case “14100445”
NAMA = “EKA APRILIA”
JURUSAN = “SISTEM INFORMASI”

Case “14100411”
NAMA = “OVITRIA NINGSIH”
JURUSAN = “SISTEM INFORMASI”

Case “14201052”
NAMA = “TIA ALFIANA”
JURUSAN = “MANAJEMEN INFORMATIKA”

Case “14100223”
NAMA = “CIYE”
JURUSAN = “SISTEM INFORMASI”

Case “14100476”
NAMA = “AHAY DE”
JURUSAN = “SISTEM INFORMASI”

Case “141OO408”
NAMA = “ITA ROFOQOH”
JURUSAN = “SISTEM INFORMASI”

Case “14100412”
NAMA = “HENI KARTIKA SARI”
JURUSAN = “SISTEM INFORMASI”

Case “14100200”
NAMA = “HELLO”
JURUSAN = “SISTEM INFORMASI”

Case “14100400”
NAMA = “EHEMMMB”
JURUSAN = “SISTEM INFORMASI”
End Select
TxtNama.Text = NAMA
TxtJurusan.Text = JURUSAN
TxtQuis.SetFocus

End Sub

Private Sub Cmdbatal_Click()
CboNPM.SetFocus
CboNPM = “”
NAMA = “”
JURUSAN = “”
quis = “”
tugas = “”
uts = “”
uas = “”
na = “”
hm = “”

End Sub

Private Sub cmdKeluar_Click()
Unload Me

End Sub

Private Sub cmdProses_Click()

Dim na As Integer
Dim hm As String
quis = Val(TxtQuis.Text)
tugas = Val(TxtTugas.Text)
uts = Val(TxtUTS.Text)
uas = Val(TxtUAS.Text)
na = (quis + tugas + uts + uas) / 4
TXTNA.Text = na

Select Case TXTNA.Text
Case Is > 80
hm = “A”
Case Is > 80
hm = “B”
Case Is > 70
hm = “C”
Case Is > 65
hm = “D”
Case Is < 60
hm = “E”
End Select
Txthm.Text = hm

End Sub

Private Sub Form_Load()
CboNPM.AddItem “14100211”
CboNPM.AddItem “14100445”
CboNPM.AddItem “14100411”
CboNPM.AddItem “14201052”
CboNPM.AddItem “14100223”
CboNPM.AddItem “14100476”
CboNPM.AddItem “141OO408”
CboNPM.AddItem “14100412”
CboNPM.AddItem “14100200”
CboNPM.AddItem “14100400”

End Sub

Private Sub txtquis_KeyPress(KeyAscii As Integer)
If KeyAscii = 13 Then
TxtTugas.SetFocus
End If
End Sub

Private Sub txttugas_KeyPress(KeyAscii As Integer)
If KeyAscii = 13 Then
TxtUTS.SetFocus
End If
End Sub

Private Sub txtuas_KeyPress(KeyAscii As Integer)
If KeyAscii = 13 Then
quis = Val(TxtQuis.Text)
tugas = Val(TxtTugas.Text)
uts = Val(TxtUTS.Text)
uas = Val(TxtUAS.Text)
na = (quis + tugas + uts + uas) / 4
TXTNA.Text = na
Select Case TXTNA.Text
Case Is > 85
hm = “A”
Case Is > 80
hm = “B”
Case Is > 75
hm = “C”
Case Is > 60
hm = “D”
Case Is < 55
hm = “E”
End Select
Txthm.Text = hm
End If

End Sub

Private Sub txtuts_KeyPress(KeyAscii As Integer)
If KeyAscii = 13 Then
TxtUAS.SetFocus
End If

End Sub

Tugas FONT COLOR DAN FONT STYLE

TUGAS 1

Private Sub ChkBold_Click()
If ChkBold.Value = 1 Then
lbljudul.FontBold = True
Else
lbljudul.FontBold = False
End If

End Sub

Private Sub ChkItalic_Click()
If ChkItalic.Value = 1 Then
lbljudul.FontItalic = True
Else
lbljudul.FontItalic = False
End If

End Sub

Private Sub ChkStrikeout_Click()
If ChkStrikeout.Value = 1 Then
lbljudul.FontStrikethru = True
Else
lbljudul.FontStrikethru = False
End If

End Sub

Private Sub ChkUnderline_Click()
If ChkUnderline.Value = 1 Then
lbljudul.FontUnderline = True
Else
lbljudul.FontUnderline = False
End If

End Sub

Private Sub CmdExit_Click()
End

End Sub

Private Sub optBlue_Click()
lbljudul.ForeColor = vbBlue

End Sub

Private Sub OptGreen_Click()
lbljudul.ForeColor = vbGreen

End Sub

Private Sub OptRed_Click()
lbljudul.ForeColor = vbRed

End Sub

Private Sub OptYellow_Click()
lbljudul.ForeColor = vbYellow

End Sub

Tugas membuat program

TUGAS 1

GAMBAR 1

Private Sub Command1_Click()

Text1.SetFocus

Text1 = ” ”

Text2 = ” ”

Text3 = ” ”

End Sub

Private Sub Command2_Click()

Text1.SetFocus

Text1 = ” ”

Text2 = ” ”

Text3 = ” ”

End Sub

Private Sub Command3_Click()

Unload Me

End Sub

Private Sub Text1_KeyPress(KeyAscii As Integer)

If KeyAscii = 13 Then

Text2.SetFocus

End If

End Sub

Private Sub Text2_KeyPress(KeyAscii As Integer)

If KeyAscii = 13 Then

Text2.SetFocus

End If

End Sub

Private Sub Text3_KeyPress(KeyAscii As Integer)

If KeyAscii = 13 Then

Text3.SetFocus

End If

End Sub

Miskin, Satu Keluarga di Bosnia Bunuh Diri

Jum’at, 16 Januari 2015 – 11:29 wib
Miskin, Satu Keluarga di Bosnia Bunuh Diri

Miskin, Satu Keluarga di Bosnia Bunuh Diri. (Foto: Shutterstock)

JASENICA – Polisi Bosnia menemukan satu keluarga tewas bunuh diri di rumahnya. Ironisnya, mereka tewas tergantung menggunakan tali yang sama.

Cerita menyedihkan ini terjadi di Desa Jasenica yang terletak di Bosnia Barat. Perempuan bernama Dusanka Lukac bersama anaknya Brane Lukac hidup dengan penuh kemiskinan.

Menurut para tetangga, Dusanka dan Brane memang mengalami kesulitan ekonomi. Namun, situasi yang sama juga dialami sejumlah warga di Desa Jasenica. Oleh karena itu, mereka kesulitan membantu ibu dan anak tersebut.

Mereka terkejut ketika menemukan Dusanka dan Brane tewas tergantung menggunakan tali yang sama. Apalagi, cuaca di Bosnia dan sekitarnya terkenal sangat dingin.

“Mereka tidak memiliki uang lagi untuk membeli bahan bakar pemanasan, dan saya tahu mereka berjuang mendapat uang untuk makan, meskipun beberapa orang di sekitar sini membantu mereka,” kata Mirjana Ivanec, tetangga korban, seperti dilaporkan Mirror, Jumat (16/1/2015).

“Mereka memang mendapat bantuan makanan, tapi sepertinya merasa tidak bisa seperti ini terus,” sambung perempuan 46 tahun itu.

Mirjana menambahkan, Dusanka menderita penyakit yang tidak bisa disembuhkan dan anaknya sudah berusaha keras untuk menyelamatkannya.

Para tetangga mulai curiga ketika tidak melihat Dusanka dan anaknya selama beberapa hari. Mereka memutuskan untuk mendobrak pintu bagian depan rumah korban. Para tetangga akhirnya menemukan jenazah keluarga Lukac tergantung. Mereka pun memutuskan untuk memanggil polisi.

(hmr)

sumber:okezone

Angkasa Pura Tanggung Biaya Bocah yang Jatuh di Bandara

Jum’at, 16 Januari 2015 – 11:30 wib
Angkasa Pura Tanggung Biaya Bocah yang Jatuh di Bandara

Angkasa Pura Tanggung Biaya Bocah yang Jatuh di Bandara (ilustrasi)

MEDAN – PT Angkasa Pura II (Persero), selaku operator Bandara Internasional Kuala Namu (KNIA) Deli Serdang Sumatera Utara, akan menanggung seluruh biaya pengobatan dan pemakaman N, bocah berusia tiga tahun, yang tewas setelah terjatuh dari terminal keberangkatan bandara tersebut, Kamis (15/1/2015)

Hal itu ditegaskan Manager Humas PT Angkasa Pura (AP) II Cabang KNIA, Dewandono Prasetyo saat dihubungi melalui selularnya, Jumat (16/1/2015).

Menurutnya, pertanggungan atas biaya-biaya tersebut, sebagai bentuk ikut tanggung jawab perusahaan atas peristiwa tersebut. Sekaligus pula bentuk keprihatinan perusahaan kepada keluarga korban.

“Pertama atas nama perusahaan kita turut prihatin. Maka dari itu, kita akan menanggung seluruh biaya selama korban dirawat di rumah sakit, hingga biaya pemakamannya,” sebutnya.

Selain memberikan bantuan, pihaknya juga akan melakukan evaluasi terhadap keamanan bandara, sehingga ke depan tak lagi terjadi peristiwa serupa.

“Kita akan lakukan evaluasi segera. Kita akan pantau seluruh CCTV yang ada di bandara, untuk memperkecil kemungkinan peristiwa serupa terulang kembali. Tapi kita juga berharap agar masyarakat selalu waspada,” tuturnya.

(kem)

sumber: okezon

Jokowi Belum Putuskan Nasib Budi Gunawan

Jum’at, 16 Januari 2015 – 14:06 wib
Jokowi Belum Putuskan Nasib Budi Gunawan

Jokowi Belum Putuskan Nasib Budi Gunawan (Foto: Okezone)

JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) hingga saat ini belum memutuskan nasib calon tunggal Kapolri, Komjen Pol Budi Gunawan. Kendati, Komjen Budi pagi tadi bertemu dengan Presiden beserta Kapolri Jenderal Sutarman di Istana Kepresidenan.

Menteri Sekretaris Negara Pratikno, saat dikonfirmasi mengenai kelanjutan nasib Komjen Budi apakah tetap dilantik atau tidak, menolak menjelaskan isi perbincangan yang dilakukan Presiden dengan Kapolri dan Komjen Budi.

“Oh iya ada (ada Sutarman dan Budi Gunawan). Tapi, bapak Presiden justru di Wisma Negara tadi. Habis dari wisma negara ada rapat tani terlambat tadi,” kata Pratikno di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (16/1/2015).

Namun, sambung dia, Jokowi sudah melakukan pembahasan terkait surat yang diajukan DPR RI jika Komjen Budi layak untuk menjadi Kapolri menggantikan Sutarman. “Kemarin itu sudah diterima dan setahu saya bersama Pak Wapres (bahas) di Istana Merdeka,” terangnya.

Mantan Rektor UGM itu mengakui, kalau saat ini Presiden memang belum menentukan keputusannya, apakah akan melantik Komjen Budi atau justru menyodorkan nama baru calon Kapolri.

“Belum ada, sama sekali belum ada, baru rapat-rapat saja,” pungkasnya.(rif)

(ugo)

sumber okezone

Liburan Terakhir Anak dan Ibu Sebelum Meninggal

Jum’at, 16 Januari 2015 – 14:09 wib
Liburan Terakhir Anak dan Ibu Sebelum Meninggal

Jade Harris meninggal seminggu setelah mengajak kedua anaknya berlibur ke Disneyland. (Foto: Wales News Service)

SWANSEA – Kisah ini sungguh membuat pilu. Seorang ibu meninggal seminggu setelah memenuhi keinginan terakhir mengajak anak-anaknya bermain di wahana Disneyland.

Jade Harris didiagnosis menderita kanker paru-paru dan tulang pada Mei 2014. Sebelum meninggal, ibu dari dua anak itu bermimipi ingin mengajak anak-anaknya berlibur ke Disneyland, sehingga dia bisa meniggalkan mereka dalam kenangan indah.

Perempuan 23 tahun tersebut meninggal seminggu setelah impiannya menjadi nyata. Dia mengajak kedua anaknya yaitu Amelia (4) dan Lestyn (3) ke Taman Bermain Disneyland Paris.

Teman-teman dan seluruh keluarga Jade mengumpulkan uang sebanyak 500 poundsterling atau setara dengan Rp9,5 juta untuk perjalanan liburan Natal, menonton parade Disney dan bertemu karakter dari film favorit mereka.

Sebagaimana dikutip dari Mirror, Jumat (16/1/2015), Jade yang sangat mencintai anak-anaknya itu meninggal pada Senin 12 Januari dengan dikelilingi oleh keluarganya.

Di mata sang bibi, Angharad Davies, Jade adalah orang yang mengagumkan. “Surga telah memperoleh malaikat lain yang diambil dari keluarga kami,” ujar Davies.

Setelah perjalanan pada pertengahan Desember 2014, Jade mengatakan, “Anak-anak saya hidup saya. Melihat wajah mereka saat mereka menyaksikan parade dan melambaikan tangan pada karakter favorit mereka begitu indah. Saya akan menghargai kenangan indah yang kami buat selamanya.”

(rfa)

sumber okezone

Bawa Sabu, BG Ngaku Dijebak

Jum’at, 16 Januari 2015 – 14:14 wib
Bawa Sabu, BG Ngaku Dijebak

Bawa Sabu, BG Ngaku Dijebak

JAKARTA – Pancaran mata bapak tiga anak itu mulai berkaca-kaca saat petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) melakukan pemusnahan barang bukti sebanyak 4.053 gram sabu dan 35.796,52 gram ganja. Salah satu pemilik barang haram tersebut berinisial BG.Petugas BNN membawa BG untuk menyaksikan pemusnahan narkoba miliknya. Dengan mata berkaca-kaca, ia duduk bersama pelaku lainnya yang diketahui seorang warga negara Nigeria untuk menyaksikan proses tersebut.

“Saya dijebak oleh keponakan saya,” ujarnya di Gedung BNN, Jakarta Timur, Jumat (16/1/2015).

Pria yang berprofesi sebagai kuli di Pasar Kramat Jati ini menceritakan bagaiaman ia membawa narkoba hingga ia ditangkap oleh petugas BNN.

“Saat itu istri saya habis kecelakaan di Arab Saudi. Saya bingung untuk membiayai perawatannya. Hingga pada suatu hari, saya dititipi oleh keponakan saya barang yang terbungkus dalam satu kardus rokok,” bebernya.

Tanpa curiga, ia terima barang tersebut dan membawa ke rumahnya di kawasan padat penduduk di Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur. “Dia sudah baik, jadi saya tidak curiga,” tambahnya.

BG lalu menyimpan barang tersebut dengan penuh hati-hati. Pasalnya, ia disuruh untuk menaruh barang tersebut di tempat yang aman serta melarangnya untuk membuka isi kardus tersebut. “Saya simpan di lemari pakaian, supaya benar-benar aman,” terangnya.

Puncaknya, pada tanggal 1 Januari 2015, puluhan petugas BNN mendatangi rumahnya dan melakukan penggeledahan. Waktu itu kata BG, seisi rumah diawasi oleh petugas dan diperiksa secara detail sehingga anak-anaknya ketakutan. “Saya bingung kenapa ada petugas BNN di rumah malam-malam,” sambungnya.

Dari penggeladahan tersebut, petugas menemukan kardus rokok yang berisi 16 bungkus daun ganja seberat 15.899,72 gram, 21 bungkus daun ganja seberat 19.690,7 gram. Sontak ia terkejut karena barang titipan keponakannya itu berisi narkoba. “Saya tidak nyangka kalau isinya barang haram,” imbuhnya sembari menyeka mata.

Pria berumur 49 tahun itu pun kini mengenakan kaos biru bertulis tahanan BNN. BG dijerat dengan pasal 112 ayat (2), pasal 114 ayat (2) jo pasal 132 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan terancam pidana mati atau hukuman seumur hidup. (fmi)

sumber okezone